Rabu, Januari 21, 2009

BaHaGianYa Aku SaaT Ku BisA MeNgERtiMu


Memahami Bahasa Bayi

Keberhasilan Anda mengerti bahasa bayi akan menjalin kedekatan batin Anda dengan si buah hati. Maka, cobalah memahami bahasanya.

Sampai di awal bulan keempat, bahasa bayi sering berupa tangisan untuk menyatakan perasaan dan keinginannya. Bila tangisan dimulai dengan rengekan, lalu mengeras dan berlarut-larut, tandanya ia lapar. Jika tangisnya lebih keras dan lama, menunjukkan ia sedang marah dan membutuhkan perhatian. Jika tangisannya terjadi tiba-tiba, keras dan panjang, si bayi merasa sakit di tubuhnya. Sedangkan tangis yang keras dan sambung-menyambung menunjukkan bayi ketakutan atau frustrasi terhadap sesuatu.

Bila si kecil menangis di tengah malam, penyebabnya bisa bermacam-macam, mungkin popoknya basah, gelisah karena takut gelap atau tidurnya terganggu gigitan nyamuk.
Untuk menyatakan rasa tertarik, ia biasanya tersenyum sambil membuka tangannya. Bila alisnya terangkat dengan mata membelalak, biasanya ia khawatir atau tidak suka terhadap sesuatu.
Di bulan keempat sampai keenam, ia mulai mengembangkan bahasa tubuhnya, Ia akan menggoyangkan kedua tangannya bila berhasil memegang mainan yang disukainya. Menyentuh wajah Anda juga bisa diartikan ia mengajak Anda bermain.
Jika si kecil bersin-bersin atau cegukan saat bermain, bisa diartikan ia lelah dan butuh istirahat.
Memandang Anda dan mainan di depannya dengan mata berbinar menandakan ia menyukai permainan itu. Teruskan kegiatan itu atau tambahkan variasinya.
Dia sedang sedih jika kelihatan menaikkan alisnya sedikit, sudut bibirnya menurun, bibir bawahnya sedikit menonjol, mulutnya terbuka dan dagunya kelihatan tegang.
Bayi Anda tidak suka atau menolak makanan yang Anda berikan jika ia menjulurkan lidah sambil mengerutkan hidung dan bibirnya ditarik ke atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar